SETIAP manusia diberikan
akal dan pikiran serta kesehatan jasmani untuk digunakan sebagai modal mencari
rezeki. Ya, rezeki memang sudah ditentukan oleh Allah SWT, tapi kita dituntut
untuk mencari dan berusaha untuk meraih rezeki tersebut. Ikhtiar merupakan
salah satu jalan yang bisa kita lakukan untuk menjemput rezeki.
https//markastausiyah.blogspot.com
Namun, tahukah Anda,
ikhtiar saja tidak cukup, perlu dibarengi pula dengan doa. Doa merupakan
kekuatan kita. Sebab, Allah sangat menginginkan hamba-Nya meminta kepada-Nya.
Meski demikian, perilaku kita pun menentukan turunnya rezeki dari Allah. Apa
maksudnya?
Ikhtiar dan doa saja
tidak cukup untuk menjemput rezeki. Berperilaku baik terhadap istri dan anak
juga termasuk salah satu bentuk turunnya rezeki dari Allah SWT kepada kita.
Sebagai kepala rumah tangga, kita wajib memperlakukan istri dan anak dengan baik.
Sebab, doa dari keduanya itu yang memperkuat dan mempercepat turunnya rezeki.
Terkadang
kita tidak menyadari, ternyata rezeki Allah SWT yang diberikan kepada kita di
antaranya karena kita menjaga istri dan anak-anak kita. Sebagaimana Allah SWT
berfirman, “Sesungguhnya rugilah orang yang membunuh anak-anak mereka, karena
kebodohan lagi tidak mengetahui dan mereka mengharamkan apa yang Allah telah
rezeki-kan pada mereka dengan semata-mata mengada-adakan terhadap Allah.
Sesungguhnya mereka telah sesat dan tidaklah mereka mendapat petunjuk,” (QS.
Al-An’am: 140).
Maka, jika ingin rezeki
yang telah ditentukan Allah SWT itu turun kepada kita, jemputlah dengan menjaga
dan berperilaku baik kepada istri dan anak. Jadilah suami yang baik bagi mereka,
dengan dibarengi usaha dan terus berdoa. Jadilah pemimpin yang bisa mengarahkan
mereka pada jalan kebenaran agar mereka pun membantu Anda berusaha dengan cara
mendekati Sang Pemberi Rezeki. []
Referensi: Romant Islam Serpihan Kata
Berhikmah bagi Pendamba Keluarga Sakinah/Karya: Muhammad Arifin Ilham/Penerbit:
Haqiena Media

Tidak ada komentar:
Posting Komentar